HEADLINEPEMKOT

Cakupan Sensus Ekonomi Lebih Luas

×

Cakupan Sensus Ekonomi Lebih Luas

Sebarkan artikel ini
Dewi Savitri

PANGKALPINANG – Badan Pusat Statistik akan menggelar Sensus Ekonomi 2026 dengan cakupan yang lebih luas dibandingkan kegiatan pemutakhiran data sebelumnya.

Selain mendata seluruh aktivitas usaha, sensus ini juga akan merekam kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, mengatakan sensus tersebut dirancang untuk menghasilkan basis data ekonomi yang lengkap dan mutakhir.

“Ini merupakan pendataan secara menyeluruh terhadap seluruh kegiatan ekonomi, baik sektor pertanian maupun nonpertanian, termasuk kondisi sosial ekonomi keluarga,” kata Dewi, Senin (15/6/2026).

Menurut Dewi, petugas sensus akan mendatangi rumah tangga dan tempat usaha secara langsung. Pendataan dilakukan dari bangunan ke bangunan guna memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi ekonomi masyarakat.

Berbeda dengan kegiatan pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala, Sensus Ekonomi 2026 menargetkan cakupan yang jauh lebih luas. BPS menargetkan seluruh unit usaha dan masyarakat masuk dalam proses pendataan.

“Kalau sebelumnya ada pembaruan data yang tidak mencakup seluruh penduduk atau seluruh usaha, kali ini targetnya adalah cakupan penuh. Karena itu kami menyebutnya sebagai sensus yang lengkap,” ujar Dewi.

Ia menuturkan, hasil sensus akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan. Data tersebut juga akan digunakan untuk melihat perkembangan usaha, struktur ekonomi daerah, serta kondisi kesejahteraan masyarakat.

Menurut Dewi, keberadaan data yang akurat menjadi penting untuk menghindari ketidaksesuaian informasi yang dapat memengaruhi kualitas perencanaan pembangunan.

Karena itu, BPS berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif saat pelaksanaan sensus berlangsung.

“Kami berharap Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan database yang lebih lengkap dan lebih mutakhir. Semakin baik kualitas data yang dimiliki, semakin tepat pula kebijakan yang dapat disusun untuk masyarakat,” kata dia.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu agenda statistik nasional yang ditujukan untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh.

“Data yang terkumpul nantinya akan menjadi rujukan pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun program pembangunan pada tahun-tahun berikutnya,” tutupnya. (KBC)

Tinggalkan Balasan