BANGKA BARAT – Evi Astura Markus selaku Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bangka Barat raih penghargaan Wiyata Darma Utama dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan karena Evi dinilai sebagai Bunda PAUD yang berperan aktif dan memiliki komitmen tinggi dalam mendorong peningkatan layanan pendidikan anak usia dini, termasuk keberhasilan dalam implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah.
Evi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 220/P/2025 tentang Penerima Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025, yang ditandatangani langsung oleh Menteri Abdul Mu’ti pada 12 November 2025.
Dalam keputusan tersebut, Evi Astura Markus masuk dalam daftar penerima apresiasi untuk kategori Bunda PAUD Kabupaten / Kota, mewakili Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan memperoleh predikat Wiyata Darma Utama, kategori tertinggi dalam ajang penghargaan tersebut.
Bupati Bangka Barat, Markus mengungkapkan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan.
“Baik melalui program bersama pemerintah daerah maupun gerakan bersama para bunda PAUD di Bangka Barat,” ujarnya.
Dengan diraihnya penghargaan nasional tersebut, Kabupaten Bangka Barat menambah deretan prestasi di bidang pendidikan anak usia dini.
“Sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam mendukung tumbuh kembang generasi emas sejak usia dini,” tambah Markus.
Bagi masyarakat Bangka Barat yang ingin menyaksikan acara puncak apresiasi Bunda PAUD tingkat nasional 2025 dapat dilihat di akun YouTube Kemendikdasmen Republik Indonesia.
Berikut daftar lengkap penerima Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 220/P/2025 tertanggal 12 November 2025,
Selain Evi Astura Markus, sejumlah tokoh lain dari berbagai daerah di Indonesia juga menerima penghargaan serupa, di antaranya Vamelia Ibrahim (Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara), Rini Indriyani Eri Cahyadi (Kota Surabaya, Jawa Timur) dan Nur Chasanah Nazar (Kabupaten Tebo, Jambi). (kabarbangka.com)
Evi Terima Penghargaan Wiyata Darma Utama






