BABARHEADLINE

Fashion Show Kebaya dari Bahan Daur Ulang

94
×

Fashion Show Kebaya dari Bahan Daur Ulang

Sebarkan artikel ini
Foto: Ika Indriani Sari

BANGKA BARAT – Memperingati Hari Kartini tahun 2026, SMPN 2 Simpang Teritip menggelar Lomba Fashion Show Kostum Kebaya Kartini dari bahan daur ulang.

Mengusung tema Kartini Masa Kini Cantik Cerdas dan Peduli Lingkungan itu digelar di halaman SMPN 2 Simpang Teritip, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Purwestri, S.Pd didampingi Humas SMPN 2, M Hasan, Ketua Panitia Pelaksana, Liza serta para guru, dibantu Ketua beserta pengurus OSIS.

Dalam arahannya, Purwestri menjelaskan kegiatan lomba bertepatan pada 21 April yaitu peringati Hari Kartini sebagai pejuang emansipasi kaum wanita.

“RA Kartini mengangkat derajat kaum wanita, dari yang tidak boleh pendidikan, tidak boleh jadi itu, jadi ini. Sekarang akibat perjuangan Raden Ajeng Kartini sudah banyak wanita-wanita yang menempati posisi yang sejajar dengan kaum laki-laki,” ujarnya.

​Purwestri berharap Peringatan Hari Kartini yang setiap tahunnya diperingati pada  tanggal 21 April, dapat menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendobrak dinding keterbatasan bagi kaum perempuan, serta terus termotivasi untuk terus maju dan menggali potensi diri sebagai perempuan Indonesia yang berdaya saing.

“Kita harapkan anak-anak bisa memanfaatkan barang bekas yang tadinya sudah menjadi sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai guna. Bisa dari perca, boleh dari plastik, menjadi barang yang bisa dipamerkan nantinya. Dan juga ini menjadi juga salah satu kriteria di penilaian, Kita menuju ke Adiwiyata Nasional,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Humas SMPN 2 Simpang Teritip menyampaikan kegiatan terlaksana dari swadaya OSIS dibantu dengan anggaran dari sekolah, dari APBN.

​”Kemudian, semua acara ini diprakarsai oleh OSIS, siswa, dan guru-guru yang sudah tergabung dalam kepanitiaan. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Kita mengambil tema tentang peduli lingkungan, karena anak-anak di sini itu sangat intens dengan kegiatan yang sifatnya non-akademik. Seperti olahraga, tampilan-tampilan yang perlu diperhatikan oleh mereka, tersalur anak-anak di sini itu. Dan mereka sangat suka,” jelasnya.

​Hasan juga sangat mengapresiasi antusiasme para siswa, baik panitia maupun peserta, sinergitas dalam mempersiapkan kegiatan hingga terlaksana dengan cukup sukses.

“Anak-anak punya skill, punya berdaya untuk mengembangkan diri lebih lanjut. Pada saat nanti dia itu sudah punya keterampilan, dia bisalah membawa ke mana secara produktif, atau untuk kemandirian, untuk menunjang masa depan masing-masing,” jelasnya.

Perwakilan siswa yang sekaligus meraih juara pertama, mengungkapkan terima kasih serta rasa terharu dan bangga mengikuti kegiatan tersebut. Selaku pelajar, kegiatan tersebut dianggapnya sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengalaman.

“Saya sangat merasa bahagia, senang, dan saya sangat terharu bisa mendapatkan di posisi ini. Terima kasih untuk teman saya dan Miss Bela yang sudah bekerja keras untuk membuat saya di posisi ini. Saya sangat bahagia. Kami membuat dari kain bekas yang diperoleh di rumah kami masing-masing, diolah, terus dijahit-jahit untuk dipakai untuk lomba ini,” pungkasnya. (KBC)

Tinggalkan Balasan