BABARHEADLINE

Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga

693
×

Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah di Lapangan gelora Mentok, Jumat (14/11).

BANGKA BARAT – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat menggelar gerakan pangan murah di Lapangan Gelora Mentok, Kamis (13/11/2025).

Asisten II Setda Bangka Barat, Heru Warsito, menjelaskan pelaksanaan gerakan pangan murah merupakan salah satu upaya yang dilakukan secara konstruktif oleh pemerintah untuk membantu masyarakat dalam ketersediaan bahan pangan pokok penting yang banyak diperlukan oleh masyarakat.

“Karena apa, dalam kegiatan pangan murah ini komoditas bahan-bahan yang dijual itu adalah memiliki atau harga di bawah harga pasar, bahkan kadang-kadang dia masih di bawah harga eceran tertinggi atau HET,” jelasnya.

Menurut Heru, pemerintah gencar melakukan gerakan pangan murah secara masif untuk memastikan bahan pangan yang ada di tengah-tengah masyarakat itu terpenuhi.

“Sehingga harga bisa terkendali yang notabe itu bisa ikut serta dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Bangka Barat,” tambahnya.

Heru juga menjelaskan, inflasi di Bangka Barat cukup stabil, namun diperlukan gerakan guna menjaga stabilitas harga pasaran tetap terkendali.

“Untuk bulan Oktober Yang dilaporkan ke November kemarin dari bulan ke bulan di bawah setengah persen 0,39%, kemudian kalau dari tahun ke tahun masih di bawah tingkat nasional yaitu 2,37%,” terangnya.

“Artinya, bahwa kondisi kita inflasi kita cukup terkendali, oleh karenanya agar inflasi ini tetap terkendali dilakukan gerakan pangan murah kemudian operasi pasar dan lain sebagainya yang semuanya mendukung kegiatan tersebut,” bebernya.

Heru juga menyampaikan apresiasi kepada pihak terkait yang ikut gencar mrndukung ketahanan pangan di wilayah Bangka Barat.

“Apresiasi dan terima kasih kami kepada aparat kepolisian khususnya Polres Bangka Barat yang selama ini telah mendukung terhadap kegiatan pengendali inflasi, salah satunya dengan pasar murah,” katanya.

Masih kata Heru, kepolisian rutin melakukan gerakan pangan murah, bahkan sampai ke desa keseluruhan kecamatan.

Tujuannya pengendalian harga dan ketercukupan dari beras tersebut, sehingga masyarakat akan merasa nyaman tenang dalam menghadapi kesehariannya.

“Mudah-mudahan dapat terus berkolaborasi sehingga kegiatan yang terkait dengan pengendalian inflasi harga bahan pokok semuanya itu terlaksana,” harapnya. (kabarbangka.com)