HEADLINEPEMPROV

Gubernur Beri Teladan Disiplin Kerja Bagi Pegawai Pemprov

455
×

Gubernur Beri Teladan Disiplin Kerja Bagi Pegawai Pemprov

Sebarkan artikel ini
Hidayat Arsani

PANGKALPINANG – Langkah nyata dan berbagai upaya dalam rangka mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, kini terus dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung , Hidayat Arsani.

Teranyar, Hidayat Arsani kembali memberikan teladan (contoh) berkenaan dengan disiplin masuk kerja, termasuk didalamnya disiplin bagi Pegawai di lingkungan Pemprov Babel, dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, sebagai pondasi pelayanan publik yang berkualitas.

Bukti nyata, Selasa (2/9/2025) pagi, Hidayat hadir lebih awal di kantor sekira pukul 07.00 WIB, memberi teladan kepada para pegawai untuk memulai pekerjaan dengan kesiapan penuh.

Kedisiplinan menurutnya, disela berkeliling mengecek ruangan yang ada di Sekretariat Daerah Kantor Gubernur, bukan hanya soal hadir tepat waktu, melainkan wujud kesungguhan ASN dalam mengabdi kepada masyarakat.

Bahkan, di tengah padatnya agenda, Gubernur tetap menunjukkan komitmennya.

“Kalau pemimpinnya sudah disiplin, pegawainya juga harus disiplin, supaya pelayanan kepada masyarakat terus optimal,” ungkapnya.

Malam sebelumnya, Hidayat bersama Pejabat dari unsur Forkopimda Babel menerima aspirasi mahasiswa dalam aksi damai yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Babel, Air Itam, Pangkalpinang.

Seusai kegiatan malam itu (Senin, 1/9/2025, red) Gubernur menyempatkan diri langsung meninjau pelayanan di RSUD Soekarno di Air Anyir, Kabupaten Bangka, untuk memastikan tenaga kesehatan tetap siaga dan pelayanan tidak terganggu oleh dinamika unjuk rasa yang menjadi isu nasional.

“ASN harus siap dalam kondisi apa pun. Dinamika di luar jangan sampai mengganggu tugas utama kita, tetap berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur Hidayat Arsani menekankan bahwa pembenahan internal aparatur menjadi langkah awal untuk menghadirkan pemerintahan yang kuat.

“Benahi dulu yang di dalam, instansi pemerintahan kita. Baru kemudian kita bisa kunjungi dan serap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat hingga ke desa,” ujarnya.

“Sembari memenuhi semua itu, saya selaku gubernur juga mencari investor untuk meningkatkan pendapatan daerah. Jadi, semuanya dimulai dari perbaikan aparatur dulu. Harus disiplin,” katanya.

Dengan aparatur yang disiplin, sambung Gubernur, pelayanan masyarakat bisa berjalan optimal, pembangunan dapat dirasakan hingga ke desa, dan iklim investasi semakin terbuka bagi kemajuan Bangka Belitung. (*)