HEADLINEPEMKOT

Juhaini Tutup Pelatihan Kerja

430
×

Juhaini Tutup Pelatihan Kerja

Sebarkan artikel ini
Foto: kabarbangka.com

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menutup Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2025, Jumat (22/8/2025), di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini ditutup oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Juhaini.

Dalam sambutannya, Juhaini menegaskan pelatihan ini adalah bentuk komitmen pemerintah kota dalam menekan angka pengangguran sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang kompeten.

“Pemkot Pangkalpinang berusaha mencetak tenaga kerja yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Tingkat Pengangguran Terbuka Kota Pangkalpinang tahun 2024 tercatat 5,98 persen, naik 0,22 persen dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Juhaini, kenaikan itu dipicu oleh pertumbuhan ekonomi yang lambat, ketidakseimbangan jumlah angkatan kerja dengan ketersediaan lapangan kerja, serta kesenjangan keterampilan.

“Untuk mengatasi hal itu, Pemkot membentuk tim percepatan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan berbasis kompetensi,” jelasnya.

Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang sebelumnya telah memetakan kebutuhan pasar kerja.

Dari hasil survei, lima bidang kompetensi yang paling relevan ditetapkan, yakni Teknik Sepeda Motor, Tata Boga, Desain Grafis, Menjahit dan Tata Rias Pengantin.

Program ini terlaksana berkat kerja sama dengan sejumlah lembaga mitra, antara lain UPTD BLK Disnaker Provinsi Babel, SMA Negeri 3 Pangkalpinang, LPK Atma Luhur, LPK Menjahit Yolla, dan LPK Astari.

“Keterbatasan sarana dan prasarana tidak menjadi penghalang. Dengan kolaborasi, kita tetap bisa menghasilkan SDM berkualitas,” tegas Juhaini.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, mengatakan pelatihan berlangsung selama 14 hari, mulai 5 hingga 22 Agustus 2025, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang.

Ia menegaskan, ilmu u dan keterampilan yang diperoleh bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang.

“Oleh karena itu harapan kami jadikan kompetensi ini bekal untuk meningkatkan produktivitas, membuka usaha baru, bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,”  katanya. (kabarbangka.com)