BABARHEADLINE

Perkuat Literasi dan Kelembagaan Perpustakaan

30
×

Perkuat Literasi dan Kelembagaan Perpustakaan

Sebarkan artikel ini
Audiensi UT ke Dinas Perpusda Bangka Barat. (Ist)

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Perpustakaan Daerah (Perpusda) terima kunjungan dari Universitas Terbuka  (UT) guna melakukan kerja sama Perkuat Literasi dan Kelembagaan Perpustakaan.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bangka Barat, Selasa (28/04/2026), dihadiri Kepala DPK Bangka Barat serta Direktur Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang, Unggul Utan Sufandi.

Dalam sambutannya, Direktur UT menyampaikan komitmen institusi dalam membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah.

“Fokus utama audiensi ini adalah penjajakan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bangka Barat,” jelasnya.

Ia juga membahas rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis dan aplikatif, terutama dalam bidang penguatan literasi masyarakat, pengembangan perpustakaan berbasis digital, serta peningkatan tata kelola kearsipan yang modern.

UT juga menawarkan dukungan berupa akses terhadap sumber belajar terbuka, pelatihan, serta pendampingan berbasis keilmuan yang relevan dengan kebutuhan lokal.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Farouk Yohansyah, menyampaikan kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih adaptif dan inovatif.

“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Kami berharap kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) dapat mendorong penguatan literasi masyarakat sekaligus memperkuat kelembagaan perpustakaan di Bangka Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kerja sama tersebut, berbagai program pengembangan literasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terarah.

“Saat ini memang belum formil karena masih menunggu MOU dan perjanjian kerja sama antara Bupati dan Rektor Univeresitas Terbuka (UT), baru setelah itu kita akan menjajaki beberapa urusan yang lebih teknis sehingga beberapa manfaat akan lebih banyak kita dapatkan,” katanya. (KBC)

Tinggalkan Balasan