PANGKALPINANG – PT TIMAH (Persero) Tbk meraih penghargaan dari Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang sebagai Mitra dengan Partisipasi Pendonor Terbaik Tahun 2025.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Pemberian Penghargaan bagi Mitra dan Instansi Penyelenggara Donor Darah Tahun 2025 yang digelar di Ruang Pertemuan Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (29/10/2026).
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi PT TIMAH dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan, khususnya di wilayah operasionalnya.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 pada 2025, PT TIMAH menggelar aksi donor darah di sejumlah wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan tersebut berhasil menghimpun sebanyak 1.096 kantong darah yang selanjutnya dapat mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat.
PT TIMAH secara rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah dalam berbagai rangkaian peringatan hari ulang tahun perusahaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap sesama sekaligus upaya mendorong tumbuhnya semangat kemanusiaan di lingkungan perusahaan dan masyarakat.
Komitmen tersebut berlanjut pada peringatan HUT ke-50 PT TIMAH pada 2026. Perusahaan kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian aksi sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketua PMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Iqbal, mengatakan penghargaan yang diberikan kepada PT TIMAH merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI sebagai bentuk apresiasi kepada mitra yang aktif mendukung kegiatan kemanusiaan.
Ia menyampaikan, PT TIMAH telah menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan darah melalui kegiatan donor darah yang digelar dalam peringatan Hari Ulang Tahun perusahaan tahun 2025 lalu.
“Alhamdulillah, kami dari PMI bersyukur memiliki mitra seperti PT TIMAH yang turut membantu menjaga ketersediaan darah. Kami berharap kerja sama ini bisa semakin aktif dan tidak hanya dilakukan saat peringatan hari ulang tahun. Ke depannya, kalau memungkinkan, kegiatan donor darah dapat dilaksanakan secara rutin, misalnya setiap tiga bulan sekali di lingkungan PT TIMAH,” ujar Muhammad Iqbal.
Iqbal menjelaskan, kebutuhan darah di Kota Pangkalpinang mencapai sekitar 18.000 kantong per tahun.
Tingginya kebutuhan tersebut tidak terlepas dari peran Pangkalpinang sebagai salah satu pusat rujukan pasien dari berbagai daerah, termasuk Belitung, yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan PMI Kota Pangkalpinang memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Karena itu, dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, diperlukan untuk menjaga ketersediaan stok darah agar kebutuhan pelayanan kesehatan dapat terpenuhi.
Lebih lanjut, Iqbal berharap kemitraan antara PMI Kota Pangkalpinang dan PT TIMAH dapat berkembang tidak hanya dalam kegiatan donor darah, tetapi juga melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan lainnya.
“Kami berharap kolaborasi dengan PT TIMAH tidak hanya sebatas membantu ketersediaan darah, tetapi juga semakin erat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PMI Kota Pangkalpinang kepada mitra yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan donor darah sepanjang 2025.
Kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi sekaligus mendorong partisipasi donor darah secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, UTD PMI Kota Pangkalpinang memberikan penghargaan kepada mitra dan instansi dalam sejumlah kategori, mulai dari mitra dengan partisipasi pendonor terbaik, mitra pendukung pendonor darah, mitra teraktif, mitra penggerak donor darah terbaik, hingga mitra penggerak komunikasi kemanusiaan.
(*)
Sumber: www.timah.com






