BELITUNG TIMUR – Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Safriati, meninjau kembali lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni bagi Suku Sawang di Desa Selingsing, Kabupaten Belitung Timur, Senin (15/7/2024).
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Babel, Kabid Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Dinas Pekerjaan Umum, Kabid Infrastruktur Bappeda, serta Sekretaris TP PKK Provinsi Babel, peninjauan ini merupakan kunjungan kedua setelah dilakukannya peletakan batu pertama pada 31 Mei 2024 lalu.
“Pembangunan Rutilahu sendiri merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Serempak Guna Eliminasi Kemiskinan dan Stunting Bangka Belitung atau Rampak Gemintang, di mana TP PKK sebagai inisiatornya,” ungkap Safriati.
[irp][irp]
“Sehingga tidak ada lagi Suku Sawang di Desa Selingsing yang tinggal di kawasan yang tidak layak huni,” tambahnya.
Lebih lanjut Safriati mengatakan, PKK selaku mitra pemerintah akan terus aktif melakukan sosialisasi dan mengedukasi agar masyarakat dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
“Melalui program PHBS kita berharap tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, guna mencegah dan terhindar dari berbagai penyakit penular,” kata dia.
[irp][irp]
Sementara Kabid Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Dinas PUPR Provinsi Babel menuturkan, bahwa target pembangunan Rutilahu tahun ini ialah sebanyak 40 unit, dan yang sudah berdiri berjumlah 28 unit.
“Harapan kita 30 November 2024 mendatang bisa rampung semua. Dan untuk tahun 2025 akan dilanjutkan untuk tahap 2, yakni bantuan rumah untuk 30 kepala keluarga. Sehingga total ada 70 kepala keluarga penerima,” terangnya.
Dirinya berharap ke depannya Program Rutilahu ini akan dilengkapi dengan pembangunan fasilitas umum berupa saluran drainase, sarana rumah ibadah dan utilitas umum lainnya. (*)
Sumber: Dinas Kominfo
Safriati Tinjau Progres Rutilahu Suku Sawang






