BABARHEADLINE

Sumur Bor Salah Satu di TMMD ke-130

×

Sumur Bor Salah Satu di TMMD ke-130

Sebarkan artikel ini
Pembukaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Bangka Barat, Selasa (13/10).

BANGKA BARAT – Selain pembangunan infrastruktur dasar, TMMD ke-130 Kodim 0431/Bangka Barat menaruh perhatian mendalam terhadap krisis air bersih dan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan.

Salah satu sasaran fisik yang ditekankan dalam TMMD kali ini adalah pembuatan lima titik sumur bor di wilayah prioritas.

Infrastruktur sumber air ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan vital warga sehari-hari sekaligus berfungsi sebagai langkah antisipasi dini jika terjadi bencana karhutla di kawasan rawan.

Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Czi Fadil, menyampaikan program penyediaan air bersih ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Darat.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda dan para kepala desa untuk memetakan wilayah yang membutuhkan, termasuk potensi perluasan hingga 10 desa di Kecamatan Parittiga.

“Untuk TMMD ini, kita rencanakan ada 5 unit sumur bor nanti akan tersebar. Nah, itu untuk fungsinya untuk masyarakat, selain nanti juga mempersiapkan untuk mengantisipasi karhutla. Kemungkinan besar ada penambahan, kita tinggal tunggu nanti dari teman-teman,” ujarnya.

Adapun untuk program air bersih dikatakan Dandim, dapat digulirkan untuk 10 desa di Kecamatan Parittiga.

“Sementara kemarin sudah kita kumpul dengan seluruh kepala desa, termasuk dengan Pak Camat juga,” ujarnya.

“Kita dari Pemda juga diwakili Bapak Sekda waktu itu memang kita sudah mendata desa-desa yang membutuhkan sumber air bersih akan kita data dan nanti kita ajukan ke komando atas. Memang saat ini program dari Bapak Kasad itu adalah membuat air bersih, menyiapkan air bersih untuk desa-desa yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain sumur bor, sasaran fisik TMMD ke-130 di Desa Sinar Manik dan sekitarnya meliputi normalisasi sungai sepanjang 2,5 Km dengan galian dan talud 80 meter, pembangunan Jalan Usaha Tani di Kecamatan Kelapa, rehab 4 unit RTLH, rehab 2 sekolah (SDN 5 Mentok dan SD 4 Simpang Teritip), hingga penanaman 1.000 bibit pohon. (KBC)

Tinggalkan Balasan