DPRDHEADLINE

Terkait Persoalan Kades Bedengung, Musani Minta Aparat Proaktif

×

Terkait Persoalan Kades Bedengung, Musani Minta Aparat Proaktif

Sebarkan artikel ini
Musani angkat bicara tanggapi aspirasi Aliansi Masyarakat Desa Bedengung bersama Dema IAIN SAS Babel di Ruang Banmus DPRD Provinsi Babel, Rabu (7/10).

‎PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Musani, meminta aparat penegak hukum dan Inspektorat Kabupaten Bangka Selatan proaktif menindaklanjuti berbagai laporan yang berkaitan dengan persoalan di Desa Bedengung.
‎
‎Musani mengatakan persoalan tersebut sebenarnya telah lama terdengar. Namun, ia menilai setiap laporan tetap harus diproses melalui mekanisme yang berlaku agar persoalan tidak terus berlarut di tengah masyarakat.
‎
‎“Saya sudah lama mendengar persoalan ini. Kalau memang ada laporan, harus ditindaklanjuti secara serius,” kata Musani.
‎
‎Ia meminta aparat penegak hukum tidak menunggu persoalan berkembang menjadi konflik sebelum mengambil langkah.
‎
‎Setiap laporan yang disertai bukti, menurutnya, harus diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat pelanggaran hukum.
‎
‎Musani juga menyoroti informasi mengenai dugaan adanya ancaman terhadap masyarakat dalam rangkaian persoalan tersebut.
‎
‎Jika benar terjadi ancaman, ia meminta masyarakat tidak melakukan tindakan sendiri dan segera melaporkannya kepada aparat.
‎
‎“Kalau ada ancaman dengan menggunakan senjata tajam, itu harus dilaporkan. Jangan sampai masyarakat mengambil tindakan sendiri,” ujarnya.
‎
‎Menurut Musani, ketertiban harus tetap dijaga selama proses penyelesaian persoalan Desa Bedengung berlangsung. Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terprovokasi dan menghindari benturan.
‎
‎Selain aparat penegak hukum, Musani meminta Inspektorat Kabupaten Bangka Selatan melakukan pemeriksaan secara detail terhadap laporan masyarakat.
‎
‎Ia menilai pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui secara terang persoalan yang terjadi, sekaligus memastikan apakah terdapat kesalahan administrasi, pelanggaran disiplin maupun dugaan tindak pidana.
‎
‎“Inspektorat harus memeriksa secara detail. Jangan sampai persoalan ini terus berlanjut tanpa ada penyelesaian,” katanya.
‎
‎Musani menegaskan DPRD Babel akan mengawal persoalan tersebut, terutama apabila masyarakat nantinya membawa persoalan itu ke DPRD Kabupaten Bangka Selatan.
‎
‎Ia berharap seluruh proses berjalan sesuai aturan dan masyarakat tetap menjaga suasana kondusif. Menurutnya, penyelesaian melalui lembaga yang berwenang jauh lebih penting daripada membiarkan persoalan berkembang menjadi konflik terbuka. (KBC)

Tinggalkan Balasan