PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang melaunching Integrasi Layanan Primer (ILP) dalam rangka untuk memperkuat sistem kesehatan di wilayahnya, bertempat di Hotel Grand Safran Kota Pangkalpinang, Rabu (3/7/2024).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus Hakim, mengatakan ILP sendiri merupakan bentuk komitmen Kota Pangkalpinang untuk memberikan layanan kesehatan primer yang terpadu, efisien dan terjangkau bagi seluruh masyarakat sekaligus sebagai wujud implementasi transformasi kesehatan pada pilar pertama.
“Kegiatan ini program dari Kemenkes di daerah akan menerus kegiatan ini, ILP ialah menyatukan seluruh pelayanan primer salah satunya,” kata Hakim.
[irp][irp]
Hakim menambahkan, program ini juga untuk mengintegrasikan layanan kesehatan yang dimulai dari tingkat Puskesmas, Pustu hingga posyandu.
Lebih lanjut, dr. Hakim mengatakan dengan ILP ini adanya perubahan signifikan terkait standar kompetensi dan keterampilan para kader dan disesuaikan dengan siklus hidup yang terbagi dalam lima klaster.
Lima klaster tersebut meliputi manajemen, layanan kesehatan untuk ibu hamil, bayi, balita, dan remaja, layanan untuk usia dewasa hingga lanjut usia, serta penanggulangan penyakit menular, dan juga terdapat lintas kluster.
[irp][irp]
“Keuntungannya kita bisa memantau baik itu pertumbuhan balita dan ibunya, kadang-kadang kita hanya periksa balita ibunya kita pantau dilain hari, kalau dengan ILP ini semuanya terpantau dalam satu kegiatan untuk meningkatkan cangkupan integrasi layanan primer,” ujarnya.
Hakim berharap semua pihak baik pemerintah daerah, pemerintah desa dan stakeholder terkait dapat berkolaborasi mengupayakan percepatan implementasi ILP di daerah. (Dika)
Perkuat Sistem Kesehatan, Dinkes Pangkalpinang Launching ILP






