BABARHEADLINE

Hari Pertama MTQH, Cabang Tartil dan Tahfidz 1 Juz Dimulai

×

Hari Pertama MTQH, Cabang Tartil dan Tahfidz 1 Juz Dimulai

Sebarkan artikel ini
Yasir Mustafa

BANGKA BARAT – Musabaqoh Tilawatil Qur’an Hadits (MTQH) XIV Tingkat Provinsi Bangka Belitung Cabang Tartil dan Tahfiz Al-qur’an pelaksanaan hari pertama diawali dengan 2 cabang lomba.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Muhammad Yasir Mustafa selaku Dewan Hakim di arena lomba Gedung Batu Rakit, Sabtu (8/11/2025) sore.

“Hari pertama cabang tartil qur’an diikuti 14 peserta serta hifzil qur’an 1 juz dan tilawah dengan 14 peserta perwakilan kabupaten/kota se- Bangka Belitung,” ujarnya.

Adapun pelaksanaan lomba, dikatakan Yasir akan dilaksanakan hingga tanggal 12 November 2025 dengan rangkaian cabang lomba lainnya.

“Untuk hifzil qur’an ada 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz. Pelaksaan hingga tanggal 12 nanti,” tukasnya.

Adapun untuk hifzil qur’an, diakui Yasir, peserta anak-anak yang memang luar biasa, baik tilawah maupun tartilnya.

“Bacaannya bagus-bagus ya, tartilnya bagus. Jadi memang, tidak diragukan lagi bahwa memang dengan anak-anak ini, kalau dia sudah cinta Al-Quran, dia sudah menghafal Quran, insyaallah generasi kita ke depan itu masyaallah, cemerlang,” terangnya.

Sebagai generasi Al-Quran, Yasir merasa bangga, diantara peserta dapat mengharumkan nama Bangka Belitung hingga ke internasional selain menjadikan Al-qur’an sebagai pedoman hidupnya.

“Ini memang sebagai penerus generasi kita, bahwa Al-Quran ini sebagai pedoman hidup. Kalau pemuda-pemuda kita, anak-anak kita ini sudah banyak hafal Quran,” tuturnya.

“Ke depannya generasi kita insyaallah akan lebih baik, Apalagi banyak penghafal-penghafal Quran yang luar biasa sampai ke luar negeri juga, Kroasia. Ya, luar biasa. Ini perlu diangkat,” tegasnya.

Melalui MTQH XIV, Yasir berharap berkah Al-qur’an akan dirasakan, baik sebagai penghafal maupun tercermin dalam budi pekerti dan tingkah laku.

“Dengan diadakan Musabaqah Tilawatil Quran ini, ini anak-anak ini mereka sudah gemar belajar Qur’an, mereka sudah gemar menghafal Qur’an, niatnya bukan untuk juara, tapi untuk diamalkan,” tukasnya.

Yasir meyakini, para dengan melihat kemampuan peserta yang telah tampil, dia optimis dapat bersaing di kancah nasional dengan latihan dan pembinaan yang cukup.

“Saya yakin bisa bersaing di nasional, tinggal, nanti mereka-mereka yang terpilih peringkat pertama itu akan di-TC (Training Center) lagi, akan di godok lagi, insyaallah mudah-mudahan Babel kan memang sudah ada nama di tingkat nasional kemarin,” pungkasnya. (kabarbangka.com)