BANGKA – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka akan mencanangkan Bank Sampah dan Rumah Kompos pada tahun 2025 mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rahmadianto di ruang kerjanya, Selasa (13/11/2024).
“Untuk mencanangkan itu DLH dibantu beberapa perusahaan besar seperti PT Timah dan stakeholder terkait lainnya,” ujarnya.
Menurut Ismir, dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2024, Dinas Lingkungan Hidup memperkenalkan dua solusi terkait tata kelola sampah, yaitu pengolahan dan pengurangan sampah.
“Namun, pengurangan sampah dinilai cukup menantang, mengingat pertambahan jumlah penduduk dan pemukiman yang terus meningkat, sehingga volume sampah pun bertambah,” kata Ismir.
Ismir memandang optimalisasi Bank Sampah sebagai solusi efektif dalam pengolahan sampah. Salah satu daerah yang aktif dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah adalah Banyungi.
“Di mana pemerintah daerah telah berperan aktif dalam menghidupkan kembali fasilitas-fasilitas pengolahan sampah yang sebelumnya vacum. Di Kelurahan Srimenanti misalnya, tempat pengolahan sampah terpadu dan Bank Sampah yang sempat tidak aktif kini mulai dihidupkan kembali,” bebernya.
Ismir menambahkan, DLH Bangka juga telah bekerja sama dengan PT Timah dan berbagai organisasi atau lembaga yang diisi oleh anak-anak muda untuk mengelola Bank Sampah.
“Salah satu contoh nyata adalah Bank Sampah di Masjid Al-Husna di lingkungan Sidodadi, Kelurahan Srimenanti. Bank Sampah ini kini memberikan manfaat sosial, seperti memberikan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu, bantuan bagi fakir miskin, serta mendukung pembiayaan TPA di masjid tersebut,” demikian Ismir. (Fadel)
Canangkan Bank Sampah dan Rumah Kompos






