PANGKALPINANG – Seorang pria inisial MBS alias Budi alias Setiawan (35), datang menyerahkan diri kepada Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang, Rabu (21/1/20266) malam.
Sebelumnya, MBS alias Budi alias Setiawan dilaporkan oleh pengusaha depot air minum isi ulang, Agung Setiyo Nugroho (21), lantaran diduga melakukan tindak pidana penggelapan sebuah mobil pickup Suzuki Futura miliknya.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, mengungkapkan kasus dugaan penggelapan itu dilaporkan oleh Agung Setiyo Nugroho, pada tanggal 18 Januari 2026 lalu.
“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Buser Naga melakukan penyelidikan. Hari Selasa (20/1/2026), Tim Buser Naga mendapat informasi keberadaan mobil Suzuki Futura dengan Nomor Polisi BN 8402 PV milik pelapor berada di kawasan Lontong Pancur,” ungkapnya.
Lebih lanjut Max menuturkan, mendapat informasi tersebut Tim Buser Naga menuju lokasi tersebut dan berhasil mengamankan mobil pelapor. Ternyata, mobil tersebut telah digadai oleh Budi kepada Ferry.
“Menurut keterangan Ferry, bahwa yang mengadai mobil tersebut adalah Budi,” ujarnya.
Di hari yang sama, Tim Buser Naga mendapat informasi keberadaan rumah Budi di kawasan Pangkal Arang, Kecamatan Pangkal Balam.
Saat Tim Buser Naga tiba di lokasi, ternyata Budi tidak berada di rumah. Penyelidikan terus berlanjut, namun keberadaan Budi tidak ditemukan.
Keesokan harinya, Rabu (21/1/2026) sekira pukul 21.00 WIB, seorang laki-laki yang mengaku bernama Setiawan (terlapor) datang menyerahkan diri ke Tim Buser Naga.
“Saat diintrogasi Budi mengakui perbuatannya. Dengan bantuan temannya yang bernama Rio, Budi menggadaikan mobil bosnya itu kepada Ferry senilai Rp2 juta dalam tempo satu bulan, dan akan ditebus kembali sebesar Rp2,5 juta,” bebernya.
“Uang hasil menggadaikan mobil tersebut dibagikan ke Rio sebesar Rp.150.000, sisanya digunakan pelaku untuk memperbaiki mobil yang rusak,” imbuhnya.
Setelah diamankan, selanjutnya Budi beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (KBC)
Dicari Tim Buser Naga, Akhirnya Budi Datang Menyerahkan Diri






