DPRDHEADLINE

Firmansyah Tampung Aspirasi Nelayan Kurau Barat, Keluhkan Sulitnya BBM Subsidi

×

Firmansyah Tampung Aspirasi Nelayan Kurau Barat, Keluhkan Sulitnya BBM Subsidi

Sebarkan artikel ini
Reses Firmansyah di Desa Kurau Barat, Kamis (15/1).

BANGKA TENGAH – Sebanyak 60 nelayan di Kurau Barat, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, meminta bantuan alat komunikasi serta kemudahan pengurusan pengambilan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar.

Aspirasi tersebut disampaikan saat reses Anggota DPRD Bangka Tengah dari Fraksi PKS, Firmansyah, Kamis (15/1/2026).

Perwakilan nelayan, San (45), mengatakan alat komunikasi seperti walkie talkie sangat dibutuhkan untuk keselamatan dan koordinasi nelayan di laut, terutama saat cuaca buruk maupun ketika menemukan lokasi ikan.

“Kalau di laut kami berpencar. Kalau ada badai atau dapat spot ikan, susah memberi tahu teman. Dengan walkie talkie kami bisa saling mengingatkan, termasuk memberi tahu nelayan di dermaga agar tidak melaut,” ujarnya.
Menurutnya, alat komunikasi juga penting untuk kondisi darurat di laut agar informasi bisa cepat disampaikan.

Selain itu, nelayan lainnya, Angga (49), meminta kebijakan terkait masa aktif barcode pengambilan solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBBN) Kurau Barat yang dinilai terlalu singkat.

“Setiap tiga bulan harus urus ulang barcode. Prosesnya ribet. Kami minta masa aktifnya diperpanjang dan pengurusannya bisa dilakukan secara online,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Firmansyah menyatakan akan menyampaikan aspirasi nelayan kepada pemerintah daerah dan Pertamina, termasuk terkait perpanjangan masa aktif barcode BBM subsidi dan bantuan alat komunikasi.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah agar nelayan bisa lebih mudah mendapatkan BBM subsidi serta difasilitasi alat komunikasi,” kata Firmansyah.

Ia juga mengimbau nelayan agar tetap mengutamakan keselamatan mengingat kondisi cuaca yang sedang ekstrem. (KBC)