BANGKAHEADLINEKAMTIBMAS

Formanpis Sarankan Jangan Buat Polemik Baru

×

Formanpis Sarankan Jangan Buat Polemik Baru

Sebarkan artikel ini
(Atas) 2 unit alat berat standby di muara Air Kantung. (Bawah) sekelompok orang memasang bendera PT Naga Mas Sumatra, Jumat (4/10). Foto: Romlan

BANGKA – Ketua Formanpis, Heri Ramadhani, menanggapi pemasangan bendera bertuliskan PT Naga Mas Sumatra di jalan menuju Muara Air Kantung atau Muara Jelitik Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (4/10).

Heri mengapresiasi pihak manapun yang mau membuka alur muara yang sedang buntu itu, karena akan sangat membantu masyarakat nelayan.

Namun Heri menyarankan agar semua pihak menjaga kondusifitas, apalagi saat ini menjelang Pilkada.
[irp]
“Tolong jangan membuat gaduh, jangan sampai suasana tidak kondusif, apalagi kita ini menjelang Pilkada,” ungkap dia.

Menanggapi adanya 2 unit alat berat yang sudah standby di muara Air Kantung, Heri pun menegaskan pihaknya mendukung siapapun yang mau bekerja membuka alur muara tersebut.

“Selagi legalitas perizinannya lengkap, silakan saja. Tapi kalau belum ada legalitas, sebaiknya jangan menimbulkan polemik baru. Karena kalau muncul masalah hukum lagi, pasti nelayan yang akan dirugikan,” kata dia.
[irp]
Heri juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bangka dan pihak berwenang jangan membuat kebijakan yang membenturkan nelayan dengan perusahaan atau perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya.

“Kalau memang tidak ada masalah dengan legalitas perizinannya, harusnya dipublikasikan dong! Supaya publik paham dan tidak terkesan mengadu domba antar perusahaan atau nelayan dengan pihak perusahaan,” tuturnya.

Heri juga menyarankan, penanganan buntunya alur muara Air Kantung agar ditangani secara komprehensif sampai tuntas, sehingga semua persoalan yang ada juga selesai.
[irp]
Redaksi masih mengupayakan konfirmasi kepada Penjabat Bupati Bangka dan pihak PT Naga Mas Sumatra. Namun hingga berita ini dimuat, belum diperoleh tanggapannya.

Demikian juga dengan Santo, yang disebut-sebut sebagai pemilik PT Naga Mas Sumatra, hingga berita ini dimuat masih membisu. (Romlan)