HEADLINEHONDA

Konsep Safety Riding 4 Sehat 5 Selamat

649
×

Konsep Safety Riding 4 Sehat 5 Selamat

Sebarkan artikel ini
Foto: Honda Babel

PANGKALPINANG – Keselamatan berkendara di jalan raya semakin penting seiring meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia.

Agar tetap aman dan selamat, pengendara perlu memahami prinsip dasar safety riding yang tepat.

Menurut Hariyansha, Instruktur Safety Riding PT. Asia Surya Perkasa Main Dealer Honda Bangka Belitung, konsep 4 Sehat 5 Selamat bisa menjadi panduan sederhana bagi masyarakat untuk lebih peduli pada keselamatan saat berkendara.

“Istilah ini kami buat agar mudah diingat, seperti slogan makanan bergizi, supaya pengendara lebih paham dan ingat langkah-langkahnya,” ujarnya.

Hariyansha menjelaskan, konsep 4 Sehat mencakup empat kebiasaan penting sebelum berkendara. Pertama, memastikan kondisi fisik pengendara dalam keadaan sehat dan prima.

“Kalau badan kurang fit atau mengantuk, lebih baik tunda perjalanan. Tubuh sehat itu modal utama berkendara,” katanya.

Kedua, memastikan kondisi sepeda motor layak jalan, mulai dari rem, lampu, klakson, ban hingga bahan bakar.

Kebiasaan ketiga adalah memakai perlengkapan berkendara yang sesuai standar, seperti helm ber-SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

“Perlengkapan lengkap melindungi tubuh kita dari risiko cedera. Jangan hanya mengejar gaya tapi abaikan pelindung diri,” tambah Hariyansha.

Sedangkan kebiasaan keempat adalah menjaga fokus dan tidak menggunakan handphone saat berkendara.

“Gangguan sekecil apapun bisa berakibat fatal di jalan,” tegasnya.

Sementara 5 Selamat menurut Hariyansha, adalah prinsip tambahan agar perjalanan lebih aman dan menyenangkan. Poin pertama adalah menaati rambu dan aturan lalu lintas.

“Ini dasar keselamatan. Kalau semua orang disiplin, risiko kecelakaan berkurang drastis,” jelasnya.

Poin kedua adalah menjaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk memberi ruang berhenti atau menghindar bila ada situasi mendadak.

Poin ketiga, selalu menyalakan lampu sein saat akan berbelok atau berpindah jalur agar pengendara lain bisa mengantisipasi gerakan kita.

“Lampu sein itu bahasa kita di jalan,” ujar Hariyansha.

Poin keempat, mengendalikan emosi saat menghadapi kemacetan atau pengendara lain yang kurang tertib.

“Kesabaran itu penting. Jangan terpancing emosi lalu ugal-ugalan. Kendalikan diri agar tetap selamat,” katanya.

Poin kelima, selalu membawa dan menyiapkan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK untuk kenyamanan serta menghindari masalah hukum di jalan.

Hariyansha menekankan, bahwa konsep 4 Sehat 5 Selamat bukan hanya slogan, tetapi panduan nyata yang harus diterapkan setiap hari.

“Kalau pengendara konsisten menjalankan 4 Sehat sebelum jalan dan 5 Selamat saat berkendara, risiko kecelakaan akan jauh berkurang. Inilah wujud nyata #Cari_Aman yang harus kita biasakan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Honda Babel