DPRDHEADLINE

Limbah Tambak Udang Diduga Cemari Sumur Masyarakat, DPRD Bateng Turun Tangan

6
×

Limbah Tambak Udang Diduga Cemari Sumur Masyarakat, DPRD Bateng Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Foto: kabarbangka.com

BANGKA TENGAH – Keluhan masyarakat Desa Guntung dan Kurau, Kecamatan Koba, terkait dampak negatif limbah tambak udang akhirnya mendapat respons cepat dari DPRD Bangka Tengah.

Sebanyak 18 anggota dewan terjun langsung ke lapangan, didampingi perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

Setibanya di Desa Guntung, tim DPRD langsung melakukan pemeriksaan terhadap sumur-sumur warga yang diduga tercemar limbah tambak udang.

Hasilnya, ditemukan fakta yang memprihatinkan bahwa air sumur tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi maupun digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus, menegaskan DPRD dan Pemkab Bangka Tengah akan terus mengawasi, dan mengawal proses perbaikan yang dilakukan oleh pihak pengelola tambak udang.

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan. Jika pihak tambak udang tidak memenuhi janji mereka, kami tidak akan segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” ujarnya, Rabu (17/9/25).

Dikatakan Batianus, dirinya juga mengimbau seluruh pengusaha tambak udang di Bangka Tengah, untuk selalu memperhatikan masalah pengelolaan lingkungan dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

“Kami tidak ingin investasi tambak udang justru menimbulkan masalah baru bagi masyarakat. Kami ingin investasi tambak udang dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan Bangka Tengah,” pungkasnya. (kabarbangka.com)