HEADLINEPEMPROV

Lulus 100% Kecuali Tidak Ikut Ujian

×

Lulus 100% Kecuali Tidak Ikut Ujian

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Saipul Bakhri. (Ist)

PANGKALPINANG – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Beliitung, Saipul Bakhri, mengungkapkan kelulusan siswa siswi SMA/SMK sederajat tahun ajaran 2025-2026 adalah 100%, kecuali yang tidak ikut ujian.

Kabar itu disampaikan Saipul Bakhri di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin pagi (6/7/2026).

“Jadi untuk tahun pelajaran 2005-2026, kalau kita mengacu pada proses pembelajaran sampai dengan akhir tahun ajaran kelulusannya itu 100%,” ungkapnya.

“Kecuali memang ada anak-anak yang terdaftar sebagai peserta atau siswa yang duduk di kelas 12, tetapi karena sesuatu dan lain hal tidak sampai selesai, entah karena kondisi kesehatan atau kondisi lain seperti drop out misalnya. Nah, itu salah satu mungkin ada yang tidak sampai tamat,” bebernya.

Soal lulusan terbaik, menurut Saipul Bakhri sekarang ini tidak ada lagi yang disebut lulusan terbaik, karena kelulusan itu tidak lagi diukur dari capaian akademis.

“Karena capaian akademis kelulusan itu kan ditentukan oleh satuan pendidikan. Salah satu indikator kelulusan itu adalah capaian nilai raport. Kalau dulu kan ada ujian nasional? Kalau sekarang kan tes Kemampuan Akademik atau TKA itu bukan penentu kelulusan, tapi itu hanya sebatas pemetaan capaian layanan di masing-masing satuan pendidikan,” tuturnya.

Disinggung lulusan SMA sederajat yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau pun Swasta, dikatakan Saipul saat ini masih ada tahapan untuk penerimaan ke perguruan tinggi itu masih ada, dan saat ini belum sampai ke tahap pengumuman.

Para pendaftar akan melalui tiga tahapan proses seleksi masuk ke perguruan tinggi, baik melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta jalur mandiri.

“Nah, setelah pengumuman nanti baru ketahuan ada berapa persentase lulusan SMA/SMK sederajat dari Bangka Belitung yang diterima baik itu di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta,” ujarnya.

Saipul menyatakan sudah mengimbau SMA/SMK sederajat yang ada di dalam wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitarnya, termasuk di kabupaten untuk melakukan tracker anak-anak yang melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi negeri mau pun perguruan tinggi swasta.

“Kita perlukan data itu, agar nantinya kita bisa melihat potret lulusan SMA, SMK di Bangka Blitung itu seperti apa? Angka melanjutkan ke pendidikan tingginya ataupun yang lain,” katanya.

Saipul membenarkan adanya lulusan SMA dari Bangka Selatan yang lolos masuk kuliah ke ITB. Ia menyebut hal itu sebagai kebanggan yang luar biasa.

“Ya, itu Alhamdulillah, ada anak yang berasal dari daerah, bahkan satu-satunya kalau tidak salah yang bisa menembus ke ITB. Tapi ini suatu kebanggaan. Artinya, secara kualitas di daerah itu juga dari sisi anak-anak kita semuanya itu sudah hampir setara,” jelasnya.

“Memang beberapa hal itu perlu dibenahi, terkait pemenuhan guru dan sarana prasaranya, karena sekolah itu belum terlalu lama, mungkin terhitung sangat baru kalau untuk di wilayah Bangka Selatan,” demikian Saipul Bakhri. (KBC)

Tinggalkan Balasan