DPRDHEADLINE

PAD Provinsi Babel Menurun Signifikan

655
×

PAD Provinsi Babel Menurun Signifikan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Provinsi Babel, Herman Suhadi, S.Sos memberikan keterangan pers kepada awak media, Kamis (8/8). Foto: Dika

PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Herman Suhadi menyatakan terjadi penurunan yang cukup signifikan terhadap pendapatan asli daerah Provinsi Bangka Belitung.

Hal itu disampaikan Herman, kepada media usai memimpin rapat paripurna penyerahan RKUA PPAS Perubahan 2024 dan RKUA PPAS 2025 di Pangkalpinang, Kamis, (8/8/2024).

“PAD yang awalnya kita estimasikan Rp 1 miliar lebih, di perubahan hanya Rp 912 miliar. Terkoreksi kurang Rp 100 lebih juta,” kata Herman.
[irp][irp]
Menurut Herman, dalam rapat paripurna penyampaian RKUA PPAS Perubahan 2024 dan RKUA PPAS 2025 yang menjadi fokus saat ini adalah RKUA PPAS 2024 atau yang dikenal dengan anggaran ABT atau Perubahan 2024.

Lanjut Herman, dan ini terjadi penurunan estimasi yang awalnya diperkirakan di angka Rp 3,007 triliun jadi Rp 2,557 triliun. Sehingga pemerintah daerah harus bekerja keras merasionalisasi itu dan tepat dalam menentukan kebijakan pembangunan yang betul-betul dibutuhkan masyarakat.

“Terjadi penurunan karena kita tahulah ekonomi Bangka Belitung yang kurang menguntungkan dan kondisi ini terjadi di seluruh Indonesia. Kita sama-sama berharap ekonomi Babel semakin baik,” ujarnya.
[irp][irp]
Herman berharap, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bisa menentukan kebijakan pembangunan yang betul-betul dibutuhkan masyarakat dan memprioritaskan hak-hak rakyat.

“Hak-hak rakyat harus diprioritaskan seperti hibah agar tidak dikurangi, sehingga rakyat tidak mengalami penundaan pembangunan di tahun ini,” tutupnya. (Dika)