BUMNHEADLINE

Pemerintah Desa Gemuruh Akan Menata Pantai Batu Kucing

×

Pemerintah Desa Gemuruh Akan Menata Pantai Batu Kucing

Sebarkan artikel ini

KARIMUN – PT Timah bersama masyarakat Desa Gemuruh, menanam 100 pohon cemara laut di sekitar Pantai Batu Kucing Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Jumat (2/2/2024).

Penanaman pohon cemara laut ini merupakan upaya untuk mencegah abrasi di kawasan pantai sekaligus menjaga ekosistem pesisir.

Kegiatan penanaman pohon ini juga disambut antusias oleh masyarakat, seperti yang disampaikan Kepala Desa Gemuruh, Ari Supriyadi Nurfaisal, yang menyebutkan mereka sangat senang dengan adanya penanaman pohon ini.

Ke depan kata dia, kawasan ini akan dikelola menjadi salah satu kawasan wisata yang menarik, sehingga bisa menjadi tempat rekreasi masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Desa Gemuruh berencana akan melakukan dan menata lokasi Pantai Batu Kucing menjadi tempat wisata, sehingga dengan adanya penanaman Cemara di sini tentu akan menjadikan pantai batu kucing semakin indah,” ungkap dia.

Sementara Kepala Bidang Lingkungan hidup Kecamatan Kundur Barat, Eviyanti, mengapresiasi kepedulian PT Timah untuk membantu masyarakat baik dari sosial, ekonomi maupun lingkungan.

Ia menyebutkan, cemara laut ini berfungsi sebagai penahanan abrasi pantai, pelindung dari angin dan gelombang tinggi. Sehingga diharapkan dengan adanya Cemara laut ini, ke depan dapat menahan laju abrasi di sekitar Pantai Batu Kucing.

“Selain itu tentunya akan memperindah lokasi pantai batu kucing yang akan dijadikan lokasi wisata baru di Desa Gemuruh. Dan semua itu tentunya membutuhkan dukungan kita semua,” kata dia.

Menurutnya, PT Timah secara konsisten melaksanakan beberapa program dan kegiatan yang berorientasi pada lingkungan seperti penanaman Cemara, penanaman mangrove dan juga program pemasangan penahan abrasi.

“Semuanya telah menunjukkan progres yang positif dan memberikan dampak dan manfaat yang luar biasa. Masyarakat pun dapat merasakan langsung dari program program lingkungan yang dilakukan PT Timah,” demikian Eviyanti. (*)

Sumber: timah.com