PANGKALPINANG – Matahari pagi mulai beranjak menuju siang, suasana lingkungan Universitas Bangka Belitung terasa hangat.
Tidak hanya oleh matahari yang mulai meninggi, tetapi juga oleh suasana ramah di sebuah sudut kegiatan Dies Natalis ke-20 kampus tersebut, Senin (13/4/2026).
Di samping Balai Utama kampus terpadu, sebuah stan cek kesehatan gratis tampak sibuk.
Spanduk bertuliskan We Care, We Share berdiri sederhana, namun cukup mencuri perhatian.
Beberapa orang terlihat antre dengan tertib, sementara lainnya duduk santai menunggu giliran, sesekali berbincang ringan.
Di balik meja pemeriksaan, para relawan dari Korps Sukarela Palang Merah Indonesia unit kampus UBB melayani dengan penuh keramahan.
Senyum tak lepas dari wajah mereka, menyapa setiap pengunjung yang datang, seolah menghapus rasa canggung yang mungkin ada.
“Silakan kak. Kita cek dulu ya,” ujar salah satu relawan dengan nada bersahabat, sembari mempersilakan penulis dan pengunjung lainnya untuk duduk.
Pelayanan yang diberikan terbilang sederhana, pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi ringan.
Namun, cara penyampaiannya yang hangat membuat suasana terasa berbeda.
Tidak ada kesan formal atau kaku. Yang terasa justru kedekatan, seperti berbincang dengan teman sendiri.
Rahmat, seorang wartawan yang tengah meliput kegiatan, ikut merasakan suasana itu.
Di sela tugasnya, ia menyempatkan diri berhenti dan duduk di kursi pemeriksaan.
“Pelayanannya enak, santai. Jadi nggak tegang waktu diperiksa,” katanya sambil tersenyum.
Menjelang siang, jumlah pengunjung semakin bertambah. Mahasiswa yang baru selesai mengikuti rangkaian acara, hingga tamu undangan tampak bergantian mendatangi stan tersebut.
Beberapa datang karena penasaran, sebagian lainnya memang ingin memastikan kondisi kesehatan mereka.
Para relawan dengan sabar melayani satu per satu, tanpa terburu-buru.
Di sela pemeriksaan, mereka juga memberikan edukasi ringan tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Suasana yang tercipta bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan ruang interaksi yang hangat dan manusiawi.
Di tengah perayaan kampus yang meriah, stan ini menjadi tempat singgah yang menghadirkan kepedulian nyata.
Momentum Dies Natalis ke-20 Universitas Bangka Belitung pun terasa lebih bermakna.
Tidak hanya merayakan perjalanan panjang institusi, tetapi juga menghadirkan sentuhan kecil yang berdampak besar.
Mengingatkan bahwa kesehatan adalah hal sederhana yang sering terlupakan, namun penting untuk dijaga. (*)
Penulis: Muhammad Yusuf






