BASELHEADLINE

25 Nelayan Ikut Sosialisasi Pengenalan Aplikasi Fishing Point

441
×

25 Nelayan Ikut Sosialisasi Pengenalan Aplikasi Fishing Point

Sebarkan artikel ini
Foto: kabarbangka.com

BANGKA SELATAN – Sebanyak 25 nelayan Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, mengikuti kegiatan sosialisasi pengenalan aplikasi Fishing Point yang digelar oleh mahasiswa Program Studi Perikanan Tangkap Universitas Bangka Belitung (UBB), Jumat (12/9/2025).

Kegiatan ini dipandu oleh Gilang Putra Amuria, Zandi Pratama, Anugrah Fitrah Ramadhan, dan Juliana Safitri Harahap, yang melaksanakan pengenalan di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bintang Nelayan.

Tujuan utamanya yakni memperkenalkan teknologi berbasis digital untuk membantu nelayan menentukan titik potensial penangkapan ikan secara lebih efektif dan efisien.

Aplikasi Fishing Point menawarkan solusi modern atas tantangan yang selama ini dihadapi nelayan, terutama jauhnya lokasi penangkapan dan tingginya biaya operasional bahan bakar.

Dengan memanfaatkan fitur pemetaan digital dan satelit, aplikasi ini memberikan informasi terkait kondisi cuaca, perkiraan gelombang, pasang surut, suhu perairan, hingga jalur menuju daerah tangkap atau lokasi pemasangan alat tangkap seperti bubu.

Dalam sosialisasi yang berlangsung interaktif, para narasumber menjelaskan cara mengunduh aplikasi, proses registrasi, hingga simulasi penggunaan peta digital.

Nelayan juga berkesempatan mencoba langsung melalui ponsel masing-masing. Sesi diskusi pun berlangsung hangat, dengan berbagai tanggapan positif sekaligus masukan dari para nelayan.

Salah seorang nelayan mengaku aplikasi ini bisa membantu mereka dalam menentukan lokasi penangkapan.

“Kami pernah menggunakan aplikasi serupa, tapi lupa cara pemakaiannya. Sosialisasi ini sangat membantu,” ujarnya.

Namun, ada juga nelayan yang mengeluhkan kendala teknis, seperti akses aplikasi yang berbayar dan terbatas saat offline.

Meski demikian, para peserta menyambut baik inovasi tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya rasa ingin tahu dan keterbukaan terhadap perkembangan teknologi di bidang perikanan tangkap.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nelayan semakin termotivasi untuk memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas melaut.

Lebih jauh, sosialisasi Fishing Point diharapkan dapat menjadi langkah awal memperluas pemahaman serta pemanfaatan teknologi di sektor perikanan, demi meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. (kabarbangka.com)