HEADLINEHUKRIM

Kematian Tragis Adit Menyisakan Duka Mendalam

617
×

Kematian Tragis Adit Menyisakan Duka Mendalam

Sebarkan artikel ini
Novi Seriati Ningsih (istri Adit) dan Nafa Pradytia Oktarila (anak Adit).

PANGKALPINANG – Kasus kematian tragis Adityawarman, wartawan sekaligus pemilik media Okeyboz.com Kamis pekan lalu, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Istri mendiang, Novi Seriati Ningsih (46), kepada wartawan mengaku sangat terpukul atas kejadian ini. Ia pun meminta pelaku dijatuhi hukuman mati.

“Saya ingin nyawa dibayar dengan nyawa. Saya minta hukuman mati,” ucapnya tegas, sambil menahan tangis, Rabu (13/8/2025).

Novi mengatakan, sejauh ini mendiang tidak meninggalkan pesan khusus untuk anak-anak.

Namun, yang ia tahu suaminya memiliki hubungan baik dengan rekan kerjanya, termasuk dengan pelaku yang dikenal bernama Hassan.

“Hassan itu hubungan baik sama Bapak,” ujarnya.

Menurutnya, Hassan baru bekerja selama dua bulan. Dia tidak pernah menaruh curiga sebelumnya, bahkan mengaku hubungan keduanya baik-baik saja.

“Tidak ada masalah sama sekali. Baik-baik saja selama ini. Gaji pun terpenuhi,” ungkapnya.

Sementara adik kandung mendiang Adit, Anto, berharap polisi dapat menuntaskan kasus ini secepatnya dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.

Ia mengaku masih banyak pertanyaan yang belum terjawab, termasuk kronologis pasti kejadian.

“Kami pihak keluarga tidak ingin bertanya-tanya lagi. Banyak hal yang tidak kami pahami, apalagi di lokasi kejadian hanya ada korban dan para pelaku. Tidak ada satu pun keluarga yang melihat langsung,” kata Anto.

Menurutnya, hingga saat ini masih ada banyak hal yang belum dijelaskan secara detail kepada keluarga.

“Kami memahami proses penyelidikan, tapi tetap berharap semuanya bisa dijelaskan tuntas. Supaya jelas kenapa abang kami bisa dibunuh seperti ini,” ucapnya.

Keluarga juga meminta kepastian hukum yang tegas terhadap para pelaku. Mereka berharap proses peradilan bisa memberikan keadilan yang setimpal.

“Amin ya Allah, semoga semuanya bisa terungkap dan para pelaku dihukum seadil-adilnya,” tambahnya.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Penyidik disebut terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap motif serta peran masing-masing pelaku. (kabarbangka.com)