BANGKA TENGAH – Masyarakat lingkar Merbuk-Kenari-Punguk, mendatangi Mako Polres Bangka Tengah dalam rangka silahturahmi bersama Kapolres yang baru.
Selain bersilaturahmi, kedatangan warga dari 5 kelurahan dan 1 desa itu untuk memberikan dukungan penegakan hukum terkait tambang ilegal yang kemaren meresahkan.
Juru bicara masyarakat lingkar Merbuk-Kenari-Punguk, Wahyu, menyatakan dukungan kepada Polres Bangka Tengah untuk menindak tegas para penambang ilegal yang meresahkan masyarakat Kelurahan Berok, Koba, Simpang Perlang, Padang Mulia, Arung Dalam dan Desa Nibung.
[irp][irp]
“Kami masyarakat sekitar Merbuk-Kenari-Pungguk sangat mendukung Pak Kapolres menindak tegas pelaku tambang ilegal, karena meresahkan dan mengganggu suasana kamtibmas,” kata dia.
Wahyu menjelaskan, adanya tambang di Merbuk-Kenari-Pungguk berpotensi menimbulkan becana alam yang sangat besar, seperti yang pernah terjadi di 2016 lalu yang membuat rumah warga sampai terendam banjir karena ada dam yang jebol.
“Dulu sudah pernah banjir gara-gara ada tambang ilegal di sana. Jadi kalau masih buka lagi, maka itu akan kembali membuat warga sekitar sama resah. Ditambah suara yang sangat bising mengganggu ketenangan,” tegasnya.
[irp][irp]
“Walau sekarang sedang tidak berjalan, tapi ponton-ponton di sana belum dibongkar. Artinya, masih berpotensi akan dibuka. Jadi kami ke sini agar Kapolres tahu bagaimana kondisi di lapangan,” lanjutnya.
Di tempat yang sama, warga Simpang Perlang, Sarikop, juga sangat mendukung Kapolres Bangka tengah bisa membongkar ponton-ponton tambang ilegal, agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.
“Kalau Bapak Kapolres bisa menertibkan ponton ilegal di sana, maka kami bisa lebih tenang. Kalau belum kami masih was-was. Intinya kami mendukung Polres menegakan keadilan untuk kami semua,” kata dia.
[irp][irp]
Menanggpi hal itu, Kapolres Bangka Tengah AKBP Pradana Aditya menerima dengan baik laporan masyarakat, dan akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Tentu jika didukung oleh masyarakat, kami kepolisian juga akan bertindak dengan baik. Kita akan cari formulasi yang baik, agar penegakan hukum juga tidak membuat masyarakat sulit,” demikian Kapolres. (Win)
Masyarakat Lingkar Merbuk-Kenari-Punguk Temui Kapolres Baru






