BABARHEADLINE

Pagelaran MTQH XIV Babel Rampung, Hasilnya Diluar Dugaan

582
×

Pagelaran MTQH XIV Babel Rampung, Hasilnya Diluar Dugaan

Sebarkan artikel ini
Foto: kabarbangka.com

BANGKA BARAT – Semua rangkaian cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XIV Provinsi Bangka Belitung di Kabupaten Bangka Barat rampung sudah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua LPTQ Provinsi Bangka Belitung, Sofyan di sela kegiatan lawatan sejarah Dewan Hakim MTQH ke Pesanggrahan Bukit Menumbing, Selasa (11/11/2025).

“Hari ini alhamdulillah sudah menyelesaikan semua dan semalam kita sudah melaksanakan Rapat Pleno. Jadi, sudah menentukan siapa yang terbaik pertama, kedua, ketiga, dan sebagai juara umum dalam perhelatan ini. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” jelasnya.

Sofyan juga mengungkapkan rasa bangga dan bahagia dengan beberapa cabang lomba yang telah dilaksanakan Provinsi Babel.

“Satu hal yang sangat menggembirakan kita juga, dari dua cabang yang dilombakan yang di Nasional itu masih bersifat eksibisi, tapi Bangka Belitung sudah berani melakukan, nilai yang sebenarnya, tidak eksibisi lagi. Itu Khot Digital dan KTIH,” katanya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan potensi peserta yang diluar dugaan, yang semula cukup membuat rasa khawatir.

“Alhamdulillah, ternyata memang di luar dugaan kita pesertanya itu di semua cabang ternyata banyak, jadi semua cabang termasuk di Tafsir dan lain sebagainya,” tuturnya.

Menurutnya, di awal LPTQ Provinsi merasa was-was dengan pelaksanaan ini, terutama di lomba Tafsir. Karena akan ada bahasa Arab, bahasa Inggris, dengan bahasa Indonesia.

“Tapi Alhamdulillah, sekarang semuanya berkat kerja sama kita dengan LPTQ Kabupaten/Kota, dengan para ustaz-ustazahnya, alhamdulillah semuanya bagus,” bebernya.

Terakhir, Sofyan optimis kafilah Babel akan terus melakukan peningkatan dengan pelatihan dan pembinaan secara intensif.

“Kalau optimis kita harus punya dan itu kita kedepankan dalam membina ini, dalam melatih anak-anak kita ini. Artinya, bahwa kita jangan bersifat pesimis, tapi optimis bahwa anak-anak kita ini mampu,” terangnya.

“Karena kita ini bukan hanya di tingkat nasional tapi kita ingin juga berbicara di tingkat internasional,” pungkasnya. (kabarbangka.com)