PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Selain itu, pemerintah kota juga akan menyalurkan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat di kawasan Pangkal Arang.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan pelaksanaan Salat Iduladha akan digelar di lokasi yang sama seperti Salat Idulfitri sebelumnya.
“Kita salat Id di Alun-alun Taman Merdeka seperti Idulfitri kemarin,” kata Saparudin didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna di Kelurahan Opas Indah, Senin (25/5/2026).
Menurut dia, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia.
Hewan kurban tersebut akan dipotong dan dibagikan kepada masyarakat di salah satu masjid di kawasan Pangkal Arang.
“Kami juga akan melaksanakan pemotongan hewan kurban bantuan Presiden dan disalurkan kepada masyarakat di Pangkal Arang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prof Udin, sapaan akrab Wali kota juga menyampaikan pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di Kecamatan Taman Sari.
Sebanyak 622 warga menerima bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui Bulog.
Menurut dia, penerima bantuan merupakan masyarakat kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok prioritas penerima bantuan sosial.
“Ini upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang memang berhak menerima bantuan,” katanya.
Ia mengatakan penyaluran bantuan pangan juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi di Kota Pangkalpinang.
Selain bantuan sosial, pemerintah juga menggelar operasi pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Dengan adanya bantuan dan operasi pasar, harga kebutuhan pokok diharapkan tetap stabil,” ujarnya.
Saparudin mengakui penyaluran bantuan tahap kedua sempat tertunda akibat keterlambatan stok beras dari Bulog.
Pemerintah kota, kata dia, telah meminta Bulog memperlancar distribusi agar bantuan dapat segera diterima masyarakat.
“Kami mengimbau Bulog agar pengiriman beras lebih lancar sehingga penyaluran bisa lebih cepat,” katanya.
Terkait pengelolaan aset daerah, Saparudin mengatakan pemerintah kota akan mengoptimalkan aset-aset yang terbengkalai.
Langkah itu dilakukan menyusul hasil monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengelolaan aset pemerintah daerah.
“Kami melakukan efisiensi dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah,” kata dia. (KBC)
Sapi Bantuan Presiden Untuk Masyarakat Pangkal Arang






