HEADLINEPT TIMAH

Tanggapi Pemberitaan Hasil RDP, Riki Pastikan IKT Garda Terdepan Untuk Keberlangsungan PT TIMAH Tbk

815
×

Tanggapi Pemberitaan Hasil RDP, Riki Pastikan IKT Garda Terdepan Untuk Keberlangsungan PT TIMAH Tbk

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Ikatan karyawan Timah, Riki Febriansyah. (foto: kabarbangka.com)

PANGKALPINANG – Ketua Umum Ikatan Karyawan Timah, Riki Febriansyah, buka suara menanggapi pemberitaan yang beredar di media pasca rapat dengar pendapat antara pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Babel bersama Direksi PT Timah Tbk, Sabtu 13 September 2025 yang lalu.

Salah satu isu yang berkembang adalah 4000 karyawan PT Timah, separuhnya terancam pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Menanggapi isu tersebut, Riki menyatakan pemberitaan tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan yang berlebihan.

“Informasi tersebut bukan berarti PT Timah akan melakukan PHK, namun hal tersebut bentuk kewaspadaan manajemen atas tantangan produksi yang sedang dihadapi perusahaan,” ungkapnya sebagaimana rilis resmi yang diterima redaksi, Rabu malam.

Menurut Riki, Ikatan Karyawan Timah terus berkomunikasi dan meyakini bahwa manajemen memiliki komitmen kuat untuk menjaga keberlangsungan usaha dan keberadaan karyawan sebagai aset utama perusahaan.

“Kami siap mendukung upaya manajemen dalam meningkatkan kinerja, produktivitas dan mengoptimalkan perbaikan tata kelola pertimahan serta kepatuhan pada aturan perundang-undangan, sehingga potensi PHK dapat dihindari,” tuturnya.

Riki melanjutkan, IKT terus mendorong agar perusahaan mengambil langkah-langkah solutif, antara lain:

1. Optimalisasi produksi di wilayah IUP.
2. Pengendalian biaya non-esensial tanpa mengurangi hak-hak dasar karyawan.
3. Peningkatan koordinasi dengan mitra usaha agar bekerja sesuai ketentuan hukum.
4. Peningkatan pengawasan terhadap kegiatan ilegal di wilayah IUP PT Timah yang merugikan perusahaan.

Masih kata Riki, IKT tentu berharap dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari solusi yang berkelanjutan demi perbaikan tata kelola pertimahan.

“Ketika negara hadir dalam mendukung perbaikan tata kelola pertimahan melalui Satgas yang di bentuk serta PT Timah terus meningkatkan pengawasan di wilayah IUP nya sendiri tentu hal ini akan berdampak positif bagi Negara, PT Timah dan masyarakat,” katanya.

“Dan saya tegaskan kembali jangan benturkan kami (karyawan PT Timah) dengan siapapun, IKT akan berdiri paling depan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan,” imbuhnya.

Riki juga mengimbau kepada seluruh karyawan beserta keluarga serta semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh pemberitaan yang belum sepenuhnya mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

“Ikatan Karyawan Timah akan terus mengawal, berdialog dan menyuarakan aspirasi demi kepastian kerja, keberlanjutan perusahaan dan dampak keberadaannya agar mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” demikian Riki.
(*)

Sumber: Ikatan Karyawan Timah