DPRDHEADLINE

Maryam Usulkan Beri Subsidi Siswa Sekolah Swasta

×

Maryam Usulkan Beri Subsidi Siswa Sekolah Swasta

Sebarkan artikel ini
Maryam kunjungi sekolah swasta. (Ist)

PANGKALPINANG – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maryam, mengusulkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan subsidi biaya pendidikan bagi siswa yang melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta karena tidak tertampung di sekolah negeri.

‎Menurut Maryam, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan tanpa terkendala persoalan ekonomi maupun keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

‎”Kalau memang daya tampung sekolah negeri terbatas, maka pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi. Salah satunya dengan memberikan subsidi kepada anak-anak yang bersekolah di swasta,” kata Maryam, Selasa (14/7/2026).

‎Ia mengatakan masih terdapat lulusan yang belum menentukan pilihan sekolah setelah tidak lolos pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

‎Kondisi tersebut, menurutnya, diperparah dengan keterbatasan kemampuan ekonomi sebagian orang tua untuk membiayai pendidikan di sekolah swasta.

‎Maryam menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena faktor biaya.

‎”Jangan sampai anak-anak tidak mendapatkan hak pendidikannya hanya karena terkendala biaya. Pemerintah harus turun tangan mengatasi persoalan ini,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan sistem penerimaan siswa melalui jalur domisili, afirmasi, maupun prestasi tetap menyisakan calon peserta didik yang belum terakomodasi akibat keterbatasan kuota sekolah negeri.

‎Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk membantu biaya pendidikan siswa di sekolah swasta, sekaligus mendukung keberlangsungan sekolah swasta sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan.

‎”Anak-anak Bangka Belitung memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Karena itu saya mengusulkan pemerintah menganggarkan subsidi bagi siswa yang bersekolah di swasta, sehingga mereka tetap memperoleh kesempatan belajar meski tidak tertampung di sekolah negeri,” tegasnya. (KBC)

Tinggalkan Balasan