BATENGHEADLINE

Tingkatkan Pertahanan Siber dengan Bimtek BSSN

875
×

Tingkatkan Pertahanan Siber dengan Bimtek BSSN

Sebarkan artikel ini
Foto: kabarbangka.com

BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, melalui Diskominfosta, bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara menggelar Bimbingan Teknis Penguatan Keamanan Siber Web Portal Daerah di Smart Meeting Room Kantor Bupati Bangka Tengah, Selasa (30/9/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Aparatur Sipil Negara dengan pengetahuan, dan keterampilan untuk melindungi aset digital pemerintah dari ancaman siber yang semakin kompleks.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyambut baik kegiatan bimtek ini, menurutnya kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi ASN, dalam mengelola keamanan website portal daerah.

“Tentunya ini untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang terpercaya, aman, dan berorientasi pada pelayanan publik yang nyaman,” ucapnya.

Dikatakan Efrianda, dirinya menekankan bahwa keamanan siber bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Di era digital ini, data adalah aset yang sangat berharga.

“Keamanan siber adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan data dan kepercayaan publik. Bimtek ini adalah langkah konkret untuk memastikan ASN kita memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk melindungi aset-aset penting ini,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Kepala Diskominfosta Bangka Tengah, Dede Lina Lindayanti, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

“Saat ini, kami telah berhasil memonitoring secara aktif tiga website milik Pemkab, jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan pengembangan yang kami lakukan,” katanya.

“Untuk itu, kami juga akan terus berkoordinasi dengan BSSN untuk meningkatkan kapasitas SDM terkait CSIRT (Computer Security Incident Response Team) melalui berbagai kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Dede Lina, membangun ketahanan siber bukanlah tugas yang bisa dilakukan secara parsial oleh satu unit kerja saja, namun dibutuhkan kesadaran, kolaborasi, dan komitmen bersama dari seluruh pihak.

“Kami berharap kehadiran CSIRT Kabupaten Bangka Tengah, dapat menjadi motor penggerak bagi terwujudnya budaya sadar keamanan informasi di lingkungan pemerintahan,” pungkasnya. (kabarbangka.com)